Sunan Ampel merupakan Penyebar Islam Paling Dikenal di Tanah Jawa

Sunan Ampel,Penyebar Islam Paling Dikenal di Tanah Jawa


Sama seperti kumpulan elit yang masing-masing anggotanya memiliki keistimewaan sendiri, Wali Songo pun juga kurang lebih seperti itu. Beliau-beliau tak ini tak hanya piawai dalam berdakwah, tapi juga memiliki karisma dan karomah sehingga begitu disegani serta dihormati. Dan salah satu dari Wali Songo yang bisa dibilang begitu dikagumi adalah Sunan Ampel.
Ya,peran beliau dalam penyebaran Islam di Jawa bisa dibilang krusial. Tanpanya, mungkin kisah-kisah penting tentang Islam di Tanah Jawa takkan pernah terjadi. Makanya tak heran kalau karena perannya yang luar biasa itu, Sunan Ampel mendapatkan tempat terbaik. Meskipun kematiannya sudah berabad lalu, tapi sampai sekarang makamnya masih dikunjungi banyak orang. Masih tentang sang Sunan, berikut fakta-fakta yang mungkin belum kamu tahu.

Sunan Ampel terlahir dengan nama asli Ali Rahmatullah. Tanggal lahirnya sendiri adalah pada tahun 1401 M di negeri Champa, dari pasangan Maulana Malik Ibrahim (dikenal juga sebagai Syeh Ibrahim Asmarakandi) dan Dewi Candrawulan, seorang anak putri Raja Champa. Dari keterangan ini, kita bisa simpulkan kalau Sunan Ampel ternyata cucu Raja Champa dan itu artinya beliau bukan orang asli Indonesia.
Ali Rahmatullah yang terlahir sebagai cucu Raja Champa sudah menunjukkan bahwa beliau keluarga bangsawan atau kerajaan. Istilah yang lebih populer, Sunan Ampel berdarah biru atau ningrat, atau seorang pangeran. Selain itu, beliau adalah keponakan Raja Brawijaya Majapahit. Meskipun demikian, statusnya sebagai seorang pangeran kerajaan tidak membuatnya terlena dan takabur. Malah menjadi pendorong baginya dalam menuntut ilmu agama.
Tak hanya pengaruh dan kisah-kisah luar biasa, Sunan Ampel tentu juga meninggalkan pelajaran dan ilmu-ilmu berharga. Salah satunya adalah ajaran yang dikenal dengan nama Moh Limo atau bahasa Indonesianya adalah tidak mau melakukan 5 hal buruk.
Misalnya adalah Moh Main atau tidak mau berjudi, Moh Ngombe atau tidak mau minum arak / bermabuk-mabukan, Moh Maling atau tidak mau mencuri, Moh Madat atau tidak mau mengisap candu, ganja dan sejenisnya dan Moh Madon atau tidak mau berzinah. Ajaran ini mungkin simple, tapi begitu mendalam isinya.
Itulah cerita singkat hebat tentang Sunan Ampel. Perjuangan Sunan Ampel membuktikan bahwa seseorang yang berdakwah membela agama Allah swt akan mendapatkan balasan kemuliaan selama hidupnya, bahkan ratusan tahun kemudian setelah orang tersebut wafat. Semoga hal ini bisa menambah kualitas keimanan kita.
Aminn.....
BeeHappy

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Tanda Orang Yang Kurang Bersyukur